Menghubungkan Moto G dengan Windows 8.1 N dan KN

IMG_20141020_135917Dari awal saya membeli si Moto G sampai dengan saat ini, belum berhasil untuk menyatukannya dengan si Windows 8.1 64 bit yang diinstall di laptop. Padahal lihat di device manager ada terdeteksi dengan nama “XT1033″ dibagian other devices. Tapi ada icon tanda serunya yang berarti si device belum terdeteksi secara sempurna oleh sistem operasi. Akibatnya saya tidak bisa membaca isi internal storage yang ada di handphone, bahkan untuk sekedar melakukan charging melalui kabel usb pun tidak bisa dilakukan.

Berbagai driver sudah saya coba untuk mengatasi masalah ini. Mulai dari update langsung di windows driver, install driver dari motorolla, sampai menggunakan driver android usb. Tetap saja hasilnya sama. Akhirnya setelah baca-baca diforum dan mencoba semua solusi yang diberikan ada juga yang berhasil. Solusinya sederhana. Cukup dengan mengudate si windows dengan tambahan “Media Feature Pack”. Filenya bisa didownload dari sini.

Setelah si media feature packnya diinstall, Moto G akhirnya terdeteksi dengan sempurna dan internal storage pun dapat terbaca. Barangkali ada yang menghadapi masalah yang serupa. Semoga Membantu.

Pencatat Anggaran Pribadi

Habis baca tulisan catatan anggarannya si obi, muncul pertanyaan dalam hati (pasang muka ala sinetron dengan kamera dizoom) “Ada gak yah aplikasi sederhana untuk buat catatan keuangan pribadi yang bisa di install di gadget ?”. Soalnya yang paling sering digunakan dan dilihat apalagi kalau bukan gadget. Kalau catatan sederhana yang disimpan di laptop nya sih sudah ada. Biar lebih fleksibel aja buat update dan baca2nya.

Ngubek-ngubek di Play Store dengan kata kunci “Pencatat Keuangan” hasilnya ternyata banyak juga. Pengennya install yang versi lokal aja biar gak ribet. Kalaupun yang versi bule, nyari yang ada bahasa indonesianya. Itung2 sekalian mempromosikan developer Indonesia juga :D . Berikut sedikit review aplikasi yang sudah saya coba :

Read more…

Backyard Garden

Biar kerenan dikit, sekali-kali judulnya kita buat pake bahasa inggris lah ya :D . Kalau diartikan ke bahasa Indonesia, artinya ya “kebun dihalaman belakang”. Kebetulan di rumah yang baru ditempati ada sedikit halaman kosong yang tersisa. Sedikit dibagian depan. Ukurannya gak gede2 amat sih, kalau diperkirakan ukurannya paling 5×2 meter persegi saja. Dan secuil lagi di teras belakang yang terletak di lantai 2 tempat jemuran. Sebenarnya disamping rumah ada tanah kosong yang cukup luas, tapi tanahnya bekas timbunan brangkal, isinya batu semua. Untuk berkebun disana paling harus pake teknik Raised Growbed. Lumayan butuh modal, jadi Ntar dulu aja deh.

Dengan niat untuk mengisi kegiatan setiap akhir pekan, jadilah dua halaman yang sempit tadi saya pergunakan untuk menanam beberapa sayuran favorit macem kangkung, bayam, sawi, cabe, tomat, dan terong. Ada juga beberapa tanaman merambat seperti kacang panjang dan buncis. Biar bisa tanam dalam jumlah banyak, selain saya tanam ditanah, sebagian lagi saya tanam dengan mempergunakan pot, kaleng bekas, dan botol minuman bekas :P . Oh ya, ada juga yang saya tanam dengan mempergunakan sistem aquaponik (mirip sistem hidroponik, tapi memanfaatkan ikan sebagai penyedia larutannya).

Read more…

Rasa Baru

KI_bannerBelakangan ini sering banget melihat iklan produk yang paling dicintai anak kos-kos an di televisi :D. Yup apalagi kalau bukan Ind*M*e. Di iklan tersebut mereka mengeluarkan dua rasa varian yang baru dengan tag line “Kuliner Indonesia”. Varian rasa baru tersebut adalah Dendeng Balado dan Soto Lamongan. Sebagai orang minang tentu saja saya lebih penasaran dengan varian yang pertama. Dulu sewaktu mengeluarkan varian produk dengan rasa rendang, lumayan mendekati dan cocok dilidah saya.

Setelah mencari dibeberapa tempat, sepertinya distribusinya belum sampai ke toko kecil dan mini market. Disupermarket juga masih langka. Kalaupun ada mereka lebih menyukai untuk menyimpannya terlebih dahulu untuk menghabiskan stock lama. Dari pada penasaran rasanya seperti apa, akhirnya berkreasi sendiri. Kebetulan dikulkas masih ada sisa daging idul adha kemarin. Dan, inilah indomie goreng rasa dendeng balado versi saya :)) Read more…

Mengatasi Masalah Shutdown pada Win 8 setelah Update Regular

Barangkali ada yang menemui masalah yang serupa dengan saya ini. Ketika setelah selesai update, si windows 8 atau 8.1 tiba-tiba saja ngambek dan tidak mau dimatikan. Gejalanya adalah: ketika kita mengirimkan perintah untuk dimatikan alias shutdown, sistem operasi ini hanya akan mengembalikan kita ke halaman login screen. Lah disuruh matiin, malah disuruh login lagi, piye toh iki ~X( . Jika kita login lagi yang ada malah balik lagi ke desktop.

Nah bagi yang merasakan atau menemukan gejala tersebut di komputer PC maupun laptop Anda, berikut cara yang telah saya cobakan di laptop saya sendiri untuk menanggulanginya : Read more…

Berpacu Dalam Melodi

berpacu-dalam-melodi-2Pada masa saya kecil dulu di Padang, channel televisi yang bisa diterima hanyalah TVRI. Meskipun begitu, dahulunya channel televisi milik negara ini banyak menyajikan acara-acara yang berkualitas dan selalu ditunggu oleh penonton setianya, termasuk saya. Tidak seperti zaman sekarang, dimana siaran yang disajikan isinya kebanyakan sampah dan tidak layak tonton. Tentu saja masih ada satu atau dua acara yang masih bagus, tapi sangat langka dan biasanya ditayangkan pada jam-jam sisa.

Salah satu acara favorit saya dulu di TVRI adalah acara kuis. Ada dua acara kuis yang masih terkenang sampai dengan sekarang, yaitu kuis siapa dia yang dibawakan oleh almarhum Aom Kusman dan kuis berpacu dalam melodi yang dibawakan oleh Koes Hendratmo. Kedua kuis ini selalu dinantikan acaranya oleh keluarga setiap minggunya. Lama tak terdengar, salah satu acara kuis tersebut yaitu kuis “berpacu dalam melodi” ditayangkan kembali oleh TVRI pada tahun 2013 yang lalu.

Konsep acara dan tata panggungnya sama persis, membuat penonton yang menyaksikan acara tersebut dibawa mengenang kembali pada masa kejayaan acara tersebut. Bahkan pembawa acara dan band pengiringnyapun masih menggunakan Koes Hendratmo dan Ireng Maulana All Stars. Saya sempat beberapa kali menonton acara tersebut di TVRI yang ditayangkan setiap malam minggu. Tapi acara tersebut kadang tayang, kadang tidak. Mungkin kurang biaya atau sponsor, dikarenakan konsepnya masih mengusung konsep yang lama. Begitu juga dengan soal2 yang dinyanyikan dalam kuis tersebut, lebih banyak menggunakan lagu lawas, sehingga kurang menarik bagi penonton jaman sekarang apalagi anak muda yang notabennya menjadi salah satu target audience dari acara kuis ini.

Read more…

Pindah Rumah dan Tujuh Belasan

Alhamdulillah sejak tanggal 2 juli 2014 yang lalu, saya menempati rumah yang berhasil di embat dengan cara nyicil alias ngutang :) . Rumah tersebut terletak tidak terlalu jauh dari kantor tempat bekerja. Kira-kira sekitar 7 km ketika dihitung menggunakan speedometer yang ada dimotor. Dengan waktu tempuh kurang lebih 15-20 menit. Lumayan lancar jalanan dari rumah ke kantor, karena ada jalan pintas melewati jalanan perumahan elit, jadi bebas lampu merah. Kalau pulang, kena lampu merah sekali saja.

Lokasi rumah yang saya dapatkan itu cukup nyaman dan lumayan asri. Apalagi rumah ini terletak persis di sebelah taman komplek yang ditumbuhi beberapa pohon mangga yang menjulang tinggi. Mungkin karena letaknya yang bersebelahan dengan taman komplek ini ditambah halaman depan rumah yang terdapat space kosong, jadilah teras rumah tersebut dipinjam untuk acara perayaan lomba 17an. Lumayan lah. Hitung2 partisipasi sekaligus sosialisasi untuk kenalan dengan tetangga baru. Berikut penampakan acara 17an yg diselenggarakan secara sederhana namun meriah :

Read more…

Privasi di Ponsel Pintar

Mungkin sebagian dari kita banyak yang tidak sadar dengan metode yang diterapkan oleh ponsel pintar untuk mengcollect data penggunanya pada masa sekarang ini. Rata2 pada saat pertama kali menghidupkan ponsel yang kita beli, biasanya kita akan diminta untuk menambahkan akun yang terdaftar divendor sang pembuat ponsel. Akun tersebut digunakan untuk mensinkronisasi semua data yang terjadi. Segala aktivitas yang kita lakukan di ponsel tersebut akan disimpan dalam basis data yang mereka punyai. Ya, secara tidak langsung kita bisa menyebut bahwa semua aktivitas yang kita lakukan di ponsel pintar yang kita miliki, si vendor ponsel pun akan mengetahui dan lebih hebatnya lagi merekam semua kejadian yang kita lakukan tersebut selama kita terhubung dengan internet.

Tidak percaya ? wajar saja. Saya pertama kali juga tidak mengetahui hal ini. Bagi Anda pengguna ponsel pintar dengan sistem operasi Android, Sila coba buka tautan berikut ini. Login lah dengan menggunakan akun yang sama dengan yang terdaftar di ponsel pintar Anda.

Sudah mencoba ? Apa yang bisa dilihat dari sana ?. Ya, Jikalau anda mengaktifkan sensor lokasi (GPS) pada ponsel pintar Anda, maka si empunya android alias mbah google, telah merekam semua tempat yang kita kunjungi didalam database mereka. Bahkan mereka pun mengetahui kemana saja kita selama sebulan bahkan setahun belakangan ini yang notabennya kita sendiri mungkin lupa detil perjalanan kita selama itu.

google-map-history

Ngeri sekali bukan ? Memang kalau dilihat dari segi privasi, sepertinya sudah tidak ada lagi tempat yang kita kunjungi yang tidak tercatat. Kecuali anda mematikan ponsel Anda selama menuju ketempat tersebut sampai Anda kembali lagi. Atau cara yang sederhana, matikan fasilitas yang tidak diperlukan jika tidak digunakan. Seperti menonaktifkan sensor lokasi jika tidak menggunakan applikasi yang membutuhkan sensor tersebut. Atau cara yang paling ekstrem adalah kembali lagi menggunakan feature phone yang hanya mempunyai fungsi untuk telpon dan sms saja. Semua terserah Anda :D

Musim Kadang Kadang?

Dulu sewaktu masih berada disekolah dasar, salah satu pelajaran yang masih ingat sampai dengan sekarang adalah pelajaran IPA mengenai musim di Indonesia. Masih terngiang sampai dengan sekarang perkataan para guru bahwasanya Indonesia itu memiliki 2 musim: panas dan musim hujan.

Dahulunya masing-masing musim tersebut memiliki karakteristik yang jelas dan gampang untuk diprediksi. Saking jelasnya, pasti kalian masih ingat bahwasanya dulu kita diajarkan oleh para guru musim hujan itu datangnya pada bulan dengan akhiran ber, seperti september oktober november dan desember.

Tapi itu dulu. Kalau sekarang? Entahlah. Tidak jelas kapan musim penghujan dan kapan musim panas. Seringnya saya merasakan seminggu hujan, sebulan panas. Atau sebaliknya. Kalau dahulu pada musim penghujan, daerah yang langganan banjir sudah mempersiapkan diri. Maka sekarang ini mereka harus mempersiapkan diri kapan pun. Karena sewaktu2 hujan bisa berlangsung sangat deras dan bisa sampai berhari2, padahal sebelumnya sangat panas.

Jadi ada berapa musim di Indonesia sekarang? Kalau saya menyebutnya ada satu. Yaitu musim kadang2. Kadang-kadang panas, kadang-kadang hujan :p

Kurang Teliti

Kurang Teliti : Hal inilah yang selalu menghantui hidup saya, apalagi ketika ingin memulai berwirausaha. Bagaimana tidak, pernah sewaktu saya ingin mencoba untuk mencari pekerjaan sampingan dengan berjualan pulsa, sifat ini sering muncul. Bahkan yang bikin saya heran ketika mengingatnya lagi adalah, sifat ini muncul pada pelanggan pertama saya. Ya, Kalian tidak salah baca, dipelanggan pertama saya sebagai penjual pulsa, saya malah mengalami kekurang telitian. No yang saya inputkan terbalik satu digit dibelakang. Mana yang isi pulsa nominalnya besar pula (Alamak ..). Baru berjualan pertama kali saja sudah langsung rugi besar :))

Meskipun begitu, saya tidak langsung menyerah. Namanya bisnis selalu ada untung dan ruginya (meskipun lebih banyak ruginya sih :P ). Hal ini menjadi pelajaran yang berharga buat saya. Pernah juga sebelumnya sewaktu berjualan voucher game online. Karena kurang teliti dan selalu berprasangka baik kepada orang lain, ternya saya kena penipuan. Ya, semua ada hikmahnya. Pelajaran yang saya ambil selalu berusaha yang terbaik dan mulailah untuk belajar teliti. Untuk hasilnya kita serahkan semuanya kepada yang Maha menentukan. Tapi dengan syarat yang tadi loh ya, harus berusaha yang terbaik dahulu baru setelah itu kita menggantungkan nasib dengan doa.