Sampah Struk

IMG_20141019_103801766_HDRSetiap kali saya mengunjungi gerai ATM, selalu saja terlihat pemandangan yang kurang mengenakan ini. Struk bekas transaksi perbankan bertebaran dilantai. Dan yang paling mengesalkan lagi, dibuang begitu saja disekitar tempat sampah yang jelas2 tidak penuh isinya. Memang susah kalau sudah menjadi kebiasaan. Dua hal ini yang masih menjadi momok dalam masyarakat Indonesia, yaitu sampah dan antri :( .

Parahnya lagi dari sampah struk atm ini, setelah saya lihat beberapa struk yang dibuang tersebut, yang mendominasi adalah struk bekas penarikan tunai. Padahal jelas2 di semua sistem ATM jaman sekarang, pada saat penarikan tunai, pasti akan ditanyakan “Apakah ingin mencetak struk atau tidak”. Lah kalau memang untuk dibuang, apa susahnya sih untuk memilih pilihan tidak dicetak. Kalaupun untuk melihat saldo terakhir, toh tetap ditampilkan kok walaupun milih yang tidak cetak struk. Atau tinggal pilih menu informasi saldo lagi aja (gitu aja kok repot).

Padahal lumayan berapa pohon yang digunakan untuk membuat tu kertas, terbuang begitu saja. Masih mending kalau bermanfaat untuk keperluan yang lain kan. Yuk, mari mulai dibiasakan dari diri sendiri dan saat ini. Gak susah. Cuma merubah kebiasaan latah kita aja yang biasa memilih pilihan untuk cetak struk. Tinggal digeser kebawah aja untuk memilih pilihan yang tidak cetak struk. Let’s Go Green !

Hari Blogger Nasional

HARI BLOGGER

Hari ini tanggal 27 oktober dimana para menteri kabinet kerja akan dilantik oleh presiden bertepatan dengan hari blogger nasional. Hari blogger nasional pertama kali ditetapkan oleh menkominfo Muhammad Nuh pada tahun 2007 pada acara Pesta Blogger di Jakarta. Sejak saat itu tgl 27 oktober resmi menjadi Hari Blogger Nasional. Meskipun 3 tahun belakangan ini sudah agak berkurang gaungnya lagi.

Harapan saya saya sebagai blogger gadungan di hari ini tidaklah muluk-muluk. Semoga dengan bertepatan nya Hari Blogger dengan penunjukan Menkominfo yang baru dapat memberi perubahan yang lebih baik untuk Indonesia. Kalau melihat dari profilnya, sosok Menkominfo kali ini sudah malang melintang di Industri telokumunikasi sebelumnya. Mudah-mudahan tidak lagi keluar pertanyaan “Internet Cepat buat Apa ?”. Ini loh pak, kalau saya buat ngeblog salah satunya :P

Selamat Hari Blogger Nasional !

sumber gambar : narkochi.blogspot.com

Menghubungkan Moto G dengan Windows 8.1 N dan KN

IMG_20141020_135917Dari awal saya membeli si Moto G sampai dengan saat ini, belum berhasil untuk menyatukannya dengan si Windows 8.1 64 bit yang diinstall di laptop. Padahal lihat di device manager ada terdeteksi dengan nama “XT1033″ dibagian other devices. Tapi ada icon tanda serunya yang berarti si device belum terdeteksi secara sempurna oleh sistem operasi. Akibatnya saya tidak bisa membaca isi internal storage yang ada di handphone, bahkan untuk sekedar melakukan charging melalui kabel usb pun tidak bisa dilakukan.

Berbagai driver sudah saya coba untuk mengatasi masalah ini. Mulai dari update langsung di windows driver, install driver dari motorolla, sampai menggunakan driver android usb. Tetap saja hasilnya sama. Akhirnya setelah baca-baca diforum dan mencoba semua solusi yang diberikan ada juga yang berhasil. Solusinya sederhana. Cukup dengan mengudate si windows dengan tambahan “Media Feature Pack”. Filenya bisa didownload dari sini.

Setelah si media feature packnya diinstall, Moto G akhirnya terdeteksi dengan sempurna dan internal storage pun dapat terbaca. Barangkali ada yang menghadapi masalah yang serupa. Semoga Membantu.

Pencatat Anggaran Pribadi

Habis baca tulisan catatan anggarannya si obi, muncul pertanyaan dalam hati (pasang muka ala sinetron dengan kamera dizoom) “Ada gak yah aplikasi sederhana untuk buat catatan keuangan pribadi yang bisa di install di gadget ?”. Soalnya yang paling sering digunakan dan dilihat apalagi kalau bukan gadget. Kalau catatan sederhana yang disimpan di laptop nya sih sudah ada. Biar lebih fleksibel aja buat update dan baca2nya.

Ngubek-ngubek di Play Store dengan kata kunci “Pencatat Keuangan” hasilnya ternyata banyak juga. Pengennya install yang versi lokal aja biar gak ribet. Kalaupun yang versi bule, nyari yang ada bahasa indonesianya. Itung2 sekalian mempromosikan developer Indonesia juga :D . Berikut sedikit review aplikasi yang sudah saya coba :

Read more…

Backyard Garden

Biar kerenan dikit, sekali-kali judulnya kita buat pake bahasa inggris lah ya :D . Kalau diartikan ke bahasa Indonesia, artinya ya “kebun dihalaman belakang”. Kebetulan di rumah yang baru ditempati ada sedikit halaman kosong yang tersisa. Sedikit dibagian depan. Ukurannya gak gede2 amat sih, kalau diperkirakan ukurannya paling 5×2 meter persegi saja. Dan secuil lagi di teras belakang yang terletak di lantai 2 tempat jemuran. Sebenarnya disamping rumah ada tanah kosong yang cukup luas, tapi tanahnya bekas timbunan brangkal, isinya batu semua. Untuk berkebun disana paling harus pake teknik Raised Growbed. Lumayan butuh modal, jadi Ntar dulu aja deh.

Dengan niat untuk mengisi kegiatan setiap akhir pekan, jadilah dua halaman yang sempit tadi saya pergunakan untuk menanam beberapa sayuran favorit macem kangkung, bayam, sawi, cabe, tomat, dan terong. Ada juga beberapa tanaman merambat seperti kacang panjang dan buncis. Biar bisa tanam dalam jumlah banyak, selain saya tanam ditanah, sebagian lagi saya tanam dengan mempergunakan pot, kaleng bekas, dan botol minuman bekas :P . Oh ya, ada juga yang saya tanam dengan mempergunakan sistem aquaponik (mirip sistem hidroponik, tapi memanfaatkan ikan sebagai penyedia larutannya).

Read more…

Rasa Baru

KI_bannerBelakangan ini sering banget melihat iklan produk yang paling dicintai anak kos-kos an di televisi :D. Yup apalagi kalau bukan Ind*M*e. Di iklan tersebut mereka mengeluarkan dua rasa varian yang baru dengan tag line “Kuliner Indonesia”. Varian rasa baru tersebut adalah Dendeng Balado dan Soto Lamongan. Sebagai orang minang tentu saja saya lebih penasaran dengan varian yang pertama. Dulu sewaktu mengeluarkan varian produk dengan rasa rendang, lumayan mendekati dan cocok dilidah saya.

Setelah mencari dibeberapa tempat, sepertinya distribusinya belum sampai ke toko kecil dan mini market. Disupermarket juga masih langka. Kalaupun ada mereka lebih menyukai untuk menyimpannya terlebih dahulu untuk menghabiskan stock lama. Dari pada penasaran rasanya seperti apa, akhirnya berkreasi sendiri. Kebetulan dikulkas masih ada sisa daging idul adha kemarin. Dan, inilah indomie goreng rasa dendeng balado versi saya :)) Read more…

Mengatasi Masalah Shutdown pada Win 8 setelah Update Regular

Barangkali ada yang menemui masalah yang serupa dengan saya ini. Ketika setelah selesai update, si windows 8 atau 8.1 tiba-tiba saja ngambek dan tidak mau dimatikan. Gejalanya adalah: ketika kita mengirimkan perintah untuk dimatikan alias shutdown, sistem operasi ini hanya akan mengembalikan kita ke halaman login screen. Lah disuruh matiin, malah disuruh login lagi, piye toh iki ~X( . Jika kita login lagi yang ada malah balik lagi ke desktop.

Nah bagi yang merasakan atau menemukan gejala tersebut di komputer PC maupun laptop Anda, berikut cara yang telah saya cobakan di laptop saya sendiri untuk menanggulanginya : Read more…

Berpacu Dalam Melodi

berpacu-dalam-melodi-2Pada masa saya kecil dulu di Padang, channel televisi yang bisa diterima hanyalah TVRI. Meskipun begitu, dahulunya channel televisi milik negara ini banyak menyajikan acara-acara yang berkualitas dan selalu ditunggu oleh penonton setianya, termasuk saya. Tidak seperti zaman sekarang, dimana siaran yang disajikan isinya kebanyakan sampah dan tidak layak tonton. Tentu saja masih ada satu atau dua acara yang masih bagus, tapi sangat langka dan biasanya ditayangkan pada jam-jam sisa.

Salah satu acara favorit saya dulu di TVRI adalah acara kuis. Ada dua acara kuis yang masih terkenang sampai dengan sekarang, yaitu kuis siapa dia yang dibawakan oleh almarhum Aom Kusman dan kuis berpacu dalam melodi yang dibawakan oleh Koes Hendratmo. Kedua kuis ini selalu dinantikan acaranya oleh keluarga setiap minggunya. Lama tak terdengar, salah satu acara kuis tersebut yaitu kuis “berpacu dalam melodi” ditayangkan kembali oleh TVRI pada tahun 2013 yang lalu.

Konsep acara dan tata panggungnya sama persis, membuat penonton yang menyaksikan acara tersebut dibawa mengenang kembali pada masa kejayaan acara tersebut. Bahkan pembawa acara dan band pengiringnyapun masih menggunakan Koes Hendratmo dan Ireng Maulana All Stars. Saya sempat beberapa kali menonton acara tersebut di TVRI yang ditayangkan setiap malam minggu. Tapi acara tersebut kadang tayang, kadang tidak. Mungkin kurang biaya atau sponsor, dikarenakan konsepnya masih mengusung konsep yang lama. Begitu juga dengan soal2 yang dinyanyikan dalam kuis tersebut, lebih banyak menggunakan lagu lawas, sehingga kurang menarik bagi penonton jaman sekarang apalagi anak muda yang notabennya menjadi salah satu target audience dari acara kuis ini.

Read more…

Pindah Rumah dan Tujuh Belasan

Alhamdulillah sejak tanggal 2 juli 2014 yang lalu, saya menempati rumah yang berhasil di embat dengan cara nyicil alias ngutang :) . Rumah tersebut terletak tidak terlalu jauh dari kantor tempat bekerja. Kira-kira sekitar 7 km ketika dihitung menggunakan speedometer yang ada dimotor. Dengan waktu tempuh kurang lebih 15-20 menit. Lumayan lancar jalanan dari rumah ke kantor, karena ada jalan pintas melewati jalanan perumahan elit, jadi bebas lampu merah. Kalau pulang, kena lampu merah sekali saja.

Lokasi rumah yang saya dapatkan itu cukup nyaman dan lumayan asri. Apalagi rumah ini terletak persis di sebelah taman komplek yang ditumbuhi beberapa pohon mangga yang menjulang tinggi. Mungkin karena letaknya yang bersebelahan dengan taman komplek ini ditambah halaman depan rumah yang terdapat space kosong, jadilah teras rumah tersebut dipinjam untuk acara perayaan lomba 17an. Lumayan lah. Hitung2 partisipasi sekaligus sosialisasi untuk kenalan dengan tetangga baru. Berikut penampakan acara 17an yg diselenggarakan secara sederhana namun meriah :

Read more…

Privasi di Ponsel Pintar

Mungkin sebagian dari kita banyak yang tidak sadar dengan metode yang diterapkan oleh ponsel pintar untuk mengcollect data penggunanya pada masa sekarang ini. Rata2 pada saat pertama kali menghidupkan ponsel yang kita beli, biasanya kita akan diminta untuk menambahkan akun yang terdaftar divendor sang pembuat ponsel. Akun tersebut digunakan untuk mensinkronisasi semua data yang terjadi. Segala aktivitas yang kita lakukan di ponsel tersebut akan disimpan dalam basis data yang mereka punyai. Ya, secara tidak langsung kita bisa menyebut bahwa semua aktivitas yang kita lakukan di ponsel pintar yang kita miliki, si vendor ponsel pun akan mengetahui dan lebih hebatnya lagi merekam semua kejadian yang kita lakukan tersebut selama kita terhubung dengan internet.

Tidak percaya ? wajar saja. Saya pertama kali juga tidak mengetahui hal ini. Bagi Anda pengguna ponsel pintar dengan sistem operasi Android, Sila coba buka tautan berikut ini. Login lah dengan menggunakan akun yang sama dengan yang terdaftar di ponsel pintar Anda.

Sudah mencoba ? Apa yang bisa dilihat dari sana ?. Ya, Jikalau anda mengaktifkan sensor lokasi (GPS) pada ponsel pintar Anda, maka si empunya android alias mbah google, telah merekam semua tempat yang kita kunjungi didalam database mereka. Bahkan mereka pun mengetahui kemana saja kita selama sebulan bahkan setahun belakangan ini yang notabennya kita sendiri mungkin lupa detil perjalanan kita selama itu.

google-map-history

Ngeri sekali bukan ? Memang kalau dilihat dari segi privasi, sepertinya sudah tidak ada lagi tempat yang kita kunjungi yang tidak tercatat. Kecuali anda mematikan ponsel Anda selama menuju ketempat tersebut sampai Anda kembali lagi. Atau cara yang sederhana, matikan fasilitas yang tidak diperlukan jika tidak digunakan. Seperti menonaktifkan sensor lokasi jika tidak menggunakan applikasi yang membutuhkan sensor tersebut. Atau cara yang paling ekstrem adalah kembali lagi menggunakan feature phone yang hanya mempunyai fungsi untuk telpon dan sms saja. Semua terserah Anda :D